Setapak Langkah – 24 Mei 2026 | Dewa United Banten harus kembali ke laga perebutan tempat ketiga Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026 setelah mengalami kekalahan dari perwakilan Taiwan pada pertandingan semifinal. Kegagalan melaju ke final menandai titik kritis bagi tim asal Banten yang mengharapkan penampilan kuat di kompetisi bergengsi tersebut.
Pertandingan semifinal berlangsung di arena internasional dengan suasana yang sangat kompetitif. Wakil Taiwan menunjukkan kecepatan serangan yang konsisten serta pertahanan yang ketat, sehingga Dewa United kesulitan mencetak poin berulang kali. Meskipun Dewa United sempat memperkecil selisih pada kuarter kedua, keunggulan taktis lawan tetap tak teratasi hingga peluit akhir.
- Tim yang terlibat: Dewa United Banten vs. Wakil Taiwan
- Tahapan: Semifinal BCL Asia-East 2026
- Hasil: Kemenangan untuk Taiwan, Dewa United gagal ke final
- Konsekuensi: Dewa United melaju ke pertandingan perebutan tempat ketiga
Setelah kekalahan, pelatih Dewa United menegaskan pentingnya memperbaiki eksekusi serangan dan meningkatkan koordinasi pertahanan dalam pertandingan berikutnya. “Kami akan belajar dari pengalaman ini dan memberikan penampilan terbaik di laga perebutan tempat ketiga,” ujar sang pelatih dalam konferensi pers singkat.
Para pemain kunci Dewa United, termasuk point guard yang menjadi playmaker utama, menyatakan rasa kecewa namun tetap optimis. Mereka berharap dapat mengembalikan kebanggaan klub dan menambah prestasi dengan mengamankan medali perunggu.
Pertandingan perebutan tempat ketiga dijadwalkan akan berlangsung tiga hari setelah semifinal, memberikan waktu singkat bagi kedua tim untuk melakukan persiapan taktis. Bagi Dewa United, kesempatan ini menjadi ajang pembuktian kemampuan mental dan strategi tim dalam menghadapi tekanan besar.