Setapak Langkah – 23 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan menandatangani penawaran obligasi global dengan tenor antara lima hingga sepuluh tahun senilai total USD 3,4 miliar. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah volatilitas pasar internasional.
Obligasi tersebut, yang diterbitkan oleh Badan Pengelola Keuangan Negara (BPKN) dengan dukungan PT Purbaya Finance, akan dipasarkan kepada investor institusional di luar negeri. Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk memperkuat cadangan devisa dan menambah likuiditas pasar uang domestik.
- Tujuan utama: menstabilkan nilai tukar rupiah.
- Target dana: USD 3,4 miliar.
- Tenor obligasi: 5 sampai 10 tahun.
- Investor: institusi keuangan global.
Berikut rangkuman utama penawaran obligasi:
| Tenor | Jumlah (USD) |
|---|---|
| 5 tahun | USD 1,7 miliar |
| 10 tahun | USD 1,7 miliar |
Dengan menambah cadangan devisa melalui obligasi ini, otoritas moneter berharap dapat menahan tekanan jual pada rupiah, terutama pada periode penurunan nilai tukar global. Langkah serupa sebelumnya telah terbukti efektif dalam menjaga likuiditas pasar dan menurunkan biaya pinjaman luar negeri bagi pemerintah.
Para analis memperkirakan bahwa penerbitan obligasi ini juga akan memperluas basis investor asing pada pasar surat utang Indonesia, meningkatkan kepercayaan terhadap kebijakan fiskal negara.