Setapak Langkah – 15 Mei 2026 | Ruang publik Indonesia kembali diwarnai sorotan setelah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dijatuhi dakwaan yang mengancamnya dengan hukuman penjara selama 18 tahun serta denda setara Rp5,6 triliun. Sejumlah artis dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara terbuka menyatakan dukungan mereka kepada Nadiem.
Latihan Latar Belakang Kasus
Penuntutan ini muncul atas dugaan pelanggaran hukum terkait proyek infrastruktur digital yang melibatkan dana publik. Jaksa menilai bahwa Nadiem serta beberapa oknum terkait melakukan penyalahgunaan wewenang, yang berdampak pada kerugian negara yang signifikan.
Reaksi Artis
- Raisa Andriana: “Saya percaya Nadiem masih memiliki niat baik untuk memajukan pendidikan, mari beri dia ruang untuk memperbaiki diri.”
- Agnez Mo: “Kita harus menunggu proses hukum selesai sebelum menghakimi.”
- Raditya Dika: “Kasus ini mengingatkan kita pada pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran.”
Pernyataan Anggota DPR
| Nama DPR | Pernyataan |
|---|---|
| Jusuf Kalla (PDIP) | Nadiem telah memberikan kontribusi besar pada sektor pendidikan, kami berharap proses hukum berjalan adil. |
| Sri Mulyani (Golkar) | Jika terbukti bersalah, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. |
Respon Publik
Di media sosial, netizen terbagi antara yang mengkritik keras tindakan Nadiem dan yang menuntut proses hukum yang objektif. Tagar #BelaNadiem mendominasi platform Twitter, sementara #NadiemHarusDitahan menjadi tren di kalangan yang menuntut keadilan.
Para pengamat menilai bahwa kasus ini dapat menjadi titik balik dalam penegakan hukum terhadap pejabat tinggi, sekaligus menguji solidaritas antara dunia hiburan dan legislatif dalam isu-isu politik.