Setapak Langkah – 12 Mei 2026 | Korea Selatan menyatakan akan berpartisipasi dalam pertemuan multinasional tingkat menteri pertahanan yang difokuskan pada keamanan di Selat Hormuz. Pertemuan tersebut dijadwalkan pada bulan depan dan akan mengumpulkan perwakilan dari beberapa negara kunci yang memiliki kepentingan strategis di wilayah tersebut.
Selat Hormuz merupakan jalur penyebrangan penting yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia, dimana sekitar satu per delapan minyak dunia mengalir setiap harinya. Karena posisinya yang strategis, selat ini kerap menjadi arena ketegangan antara Iran dan negara‑negara Barat, sehingga keamanan pelayaran menjadi prioritas utama bagi negara‑negara pengguna energi.
Berikut adalah beberapa negara yang diperkirakan akan hadir dalam pertemuan tersebut:
- Amerika Serikat
- Inggris
- Jepang
- Korea Selatan
- Negara‑negara lain yang memiliki kepentingan maritim di kawasan
Korea Selatan berharap keikutsertaannya dapat memperkuat kerja sama keamanan maritim, sekaligus melindungi pasokan energi nasional yang masih sangat bergantung pada impor minyak melalui jalur ini. Kementerian Pertahanan menekankan bahwa kehadiran Korea bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari upaya konkret untuk berkontribusi pada stabilitas kawasan.
Partisipasi ini juga menandakan penyesuaian kebijakan luar negeri Seoul yang semakin menekankan peran aktif dalam isu‑isu keamanan internasional. Dengan bergabung dalam forum tersebut, Korea Selatan berusaha menyeimbangkan hubungan dengan Iran serta memperkuat aliansi dengan sekutu tradisionalnya, sambil memastikan kepentingan ekonomi dan energi negara tetap terlindungi.