Setapak Langkah – 10 Mei 2026 | TNI Angkatan Darat berhasil menuntaskan proyek pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang membentang sepanjang 140 meter, menghubungkan dua desa di Kabupaten Aceh Tamiang. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat jaringan transportasi di wilayah timur Sumatera.
Jembatan tersebut menghubungkan Desa‑Desa di seberang Sungai Aceh Tamiang, sehingga warga setempat dapat menempuh perjalanan lintas sungai yang sebelumnya memakan waktu lebih dari dua jam dengan perahu, kini cukup beberapa menit menggunakan kendaraan bermotor.
- Meningkatkan mobilitas penduduk dan distribusi barang.
- Menurunkan biaya transportasi bagi petani dan pedagang.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses pasar yang lebih luas.
Pembangunan dimulai pada awal tahun 2023 dengan total anggaran yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta kontribusi logistik TNI AD. Seluruh pekerjaan, termasuk pemasangan kabel penyangga dan pembangunan landasan, diselesaikan tepat waktu tanpa kecelakaan kerja.
Komandan Resimen Infanteri 043/Posindo menegaskan bahwa jembatan ini tidak hanya menjadi sarana transportasi, melainkan simbol persatuan dan kemajuan bagi masyarakat Aceh Tamiang. Diharapkan, fasilitas ini akan menjadi titik awal bagi pengembangan infrastruktur lainnya di kawasan tersebut.