Setapak Langkah – 10 Mei 2026 | Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mengumumkan bahwa rancangan teknik untuk Jembatan Anduring di Kabupaten Padang Pariaman telah selesai pada bulan Agustus 2023. Dokumen Detail Engineering Design (DED) yang kini tersedia menjadi langkah penting sebelum pelaksanaan konstruksi fisik dimulai.
Rancangan tersebut mencakup studi geoteknik, perhitungan beban, pemilihan bahan, serta tata letak elemen struktural. Tim perancang memperhitungkan kondisi tanah lunak di wilayah pesisir serta potensi gempa bumi, sehingga struktur jembatan dirancang dengan faktor keamanan yang tinggi.
Jembatan Anduring direncanakan memiliki lebar 12 meter dengan panjang total sekitar 350 meter, menghubungkan dua daerah penting di Padang Pariaman. Dengan kapasitas lalu lintas empat jalur, jembatan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan pada jalur alternatif yang selama ini menjadi satu-satunya pilihan bagi kendaraan berat.
Anggaran yang dialokasikan untuk keseluruhan proyek mencapai sekitar Rp 350 miliar, dengan sebagian besar dana dialokasikan untuk material baja berkualitas tinggi dan sistem monitoring struktural. BPJN menargetkan bahwa proses tender akan dimulai pada kuartal pertama 2024, diikuti oleh tahap konstruksi yang diperkirakan memakan waktu dua tahun.
Pembangunan Jembatan Anduring diproyeksikan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Dengan meningkatkan aksesibilitas, diharapkan perdagangan lokal, pariwisata, serta distribusi barang dapat berkembang lebih pesat. Selain itu, proyek ini juga membuka peluang kerja bagi tenaga kerja lokal, baik pada fase konstruksi maupun pemeliharaan pasca‑operasional.
Beberapa tantangan yang dihadapi selama perancangan meliputi koordinasi dengan pihak terkait untuk penyediaan lahan, penanganan dampak lingkungan, serta penyesuaian desain terhadap perubahan iklim. Tim perencanaan menyiapkan rencana mitigasi, termasuk penggunaan teknologi drainase modern dan material yang tahan korosi.
Dengan selesainya DED, BPJN Sumatera Barat siap melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu pengadaan dan pelaksanaan konstruksi. Pemerintah daerah dan masyarakat setempat menyambut baik perkembangan ini, berharap Jembatan Anduring dapat menjadi simbol kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Padang Pariaman.