Setapak Langkah – 10 Mei 2026 | Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, sebagai pusat ekosistem ekonomi kreatif masa depan.
Proyek Nuanu Creative City direncanakan mencakup ruang kerja bersama, studio produksi, pusat pelatihan, serta fasilitas pameran yang dapat menampung pelaku industri kreatif seperti desain, musik, film, dan kuliner tradisional.
Beberapa tujuan utama proyek ini antara lain:
- Mengakselerasi pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kreatif di wilayah Bali.
- Meningkatkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri untuk menciptakan inovasi produk.
- Menarik investasi domestik dan asing melalui penyediaan infrastruktur yang mendukung.
- Memberdayakan tenaga kerja lokal dengan program pelatihan dan magang.
Irene Umar menekankan bahwa dukungan Kemenekraf tidak hanya berupa kebijakan, melainkan juga pendanaan dan bimbingan teknis. Pemerintah berkomitmen menyediakan alokasi anggaran khusus untuk pembangunan infrastruktur dan program inkubasi startup kreatif.
Nuanu Creative City diharapkan selesai dalam fase pertama pada akhir 2027, dengan target membuka lebih dari 200 unit usaha kreatif dan menciptakan ribuan lapangan kerja langsung maupun tidak langsung. Selain itu, kawasan ini akan menjadi destinasi wisata kreatif yang menambah nilai ekonomi pariwisata Bali.
Dengan langkah ini, Kemenekraf menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai motor pertumbuhan nasional dan menyiapkan generasi kreatif yang kompetitif di kancah global.