Setapak Langkah – 09 Mei 2026 | Jakarta – Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, pada Jumat mengajukan permohonan resmi kepada pemerintah Singapura untuk membantu memulangkan sebelas warga negaranya yang berada di atas kapal yang baru-baru ini disita oleh Angkatan Laut Amerika Serikat.
Penyerahan kapal terjadi di perairan internasional dekat Selat Hormuz setelah pihak berwenang Amerika menuduh kapal tersebut melanggar sanksi ekonomi yang diberlakukan terhadap Iran. Sekitar dua puluh anggota kru, termasuk sebelas warga Pakistan, ditahan selama proses investigasi.
Dalam pernyataan resmi, Ishaq Dar menekankan pentingnya tindakan cepat untuk memastikan keselamatan dan hak asasi para pelaut. Ia menyampaikan bahwa Pakistan telah mengirimkan surat diplomatik kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat di Islamabad serta menghubungi Kedutaan Besar Singapura di Islamabad.
Berikut langkah‑langkah yang diambil pemerintah Pakistan hingga kini:
- Mengirimkan catatan diplomatik kepada Amerika Serikat menuntut penjelasan resmi.
- Mengajukan permohonan bantuan konsuler kepada Singapura sebagai negara tempat kapal berlabuh.
- Mengkoordinasikan dengan otoritas maritim internasional untuk memantau perkembangan kasus.
- Mengaktifkan jalur komunikasi langsung antara Kementerian Luar Negeri Pakistan dan Kedutaan Besar Singapura.
Singapura, yang dikenal memiliki kebijakan netral dalam konflik maritim, diharapkan dapat memfasilitasi proses repatriasi melalui prosedur administratif yang berlaku, termasuk pengurusan visa darurat dan penataan transportasi kembali ke Pakistan.
Para ahli hubungan internasional menilai bahwa kasus ini dapat menambah ketegangan dalam hubungan antara Amerika Serikat dan negara‑negara yang tergabung dalam koalisi anti‑Iran, sekaligus menyoroti pentingnya perlindungan hak pelaut di wilayah perairan strategis.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat mengenai jadwal pelepasan atau kondisi hukum para kru yang ditahan. Pemerintah Pakistan menegaskan komitmennya untuk terus memantau situasi dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga pelaut yang terdampak.