Setapak Langkah – 08 Mei 2026 | Hyundai Motor berhasil mencatatkan pencapaian signifikan pada tahun 2026 dengan penjualan mobil hybrid terbanyak di pasar global. Meskipun volume penjualan secara keseluruhan mengalami penurunan, pangsa pasar perusahaan justru meningkat dari 4,6 % menjadi 4,9 %.
Lonjakan ini didorong oleh strategi agresif Hyundai dalam memperluas rangkaian kendaraan hibrida, termasuk model-model terbaru yang menggabungkan efisiensi bahan bakar dengan teknologi listrik yang lebih canggih. Konsumen semakin menyambut baik alternatif ramah lingkungan, terutama di wilayah Asia‑Pasifik dan Eropa Barat, yang menjadi pasar utama bagi penjualan hybrid.
Berikut ringkasan perubahan pangsa pasar Hyundai pada tahun 2025–2026:
| Tahun | Pangsa Pasar Global | Penjualan Hybrid (juta unit) |
|---|---|---|
| 2025 | 4,6 % | 1,2 |
| 2026 | 4,9 % | 1,5 |
Data di atas menunjukkan pertumbuhan penjualan hybrid sebesar 25 % dalam satu tahun, sementara penjualan model konvensional menurun sekitar 3 %. Perubahan pola konsumsi ini dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang memberi insentif bagi kendaraan rendah emisi, serta meningkatnya kesadaran lingkungan di kalangan pembeli.
Keberhasilan Hyundai tidak lepas dari inovasi teknologi yang terus dikembangkan. Perusahaan memperkenalkan sistem hybrid plug‑in dengan baterai berkapasitas lebih tinggi, serta meningkatkan jaringan layanan purna jual untuk mendukung pemilik kendaraan listrik.
Dengan pencapaian ini, Hyundai diperkirakan akan memperkuat posisinya di pasar otomotif global dan menjadi contoh bagi produsen lain dalam transisi menuju mobilitas berkelanjutan.