Setapak Langkah – 27 April 2026 | Juru bicara pemerintah Meutya Hafid menekankan pentingnya peran pesantren dan koperasi dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Menurutnya, kedua institusi tradisional ini kini menjadi agen transformasi digital yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif.
Pesantren sebagai Inkubator Ekonomi
Pesantren tidak lagi sekadar pusat pendidikan agama; banyak di antaranya mengembangkan program kewirausahaan, pelatihan keterampilan, dan layanan keuangan mikro. Model-model ini memungkinkan santri dan masyarakat sekitar memperoleh pendapatan tambahan serta akses ke pasar yang lebih luas.
Koperasi: Motor Penggerak Ekonomi Lokal
Koperasi berperan sebagai lembaga keuangan mikro yang menyediakan kredit, simpanan, dan layanan pendukung usaha kecil. Digitalisasi proses operasional koperasi menjadi fokus utama, dengan platform online yang mempermudah pencairan dana, pelaporan keuangan, dan monitoring anggota.
- Integrasi sistem digital meminimalkan birokrasi.
- Peningkatan transparansi memperkuat kepercayaan anggota.
- Kolaborasi antar koperasi menciptakan jaringan ekonomi yang lebih luas.
Ekosistem Digital untuk Koperasi
Pengembangan ekosistem digital mencakup aplikasi mobile, portal data koperasi nasional, dan pelatihan literasi digital bagi pengurus. Pemerintah berencana menyediakan subsidi perangkat dan akses internet bagi koperasi di daerah terpencil.
Dengan sinergi antara pesantren, koperasi, dan teknologi digital, diharapkan tercipta lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan, serta penurunan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan.