Setapak Langkah – 12 April 2026 | JAKARTA – Pada laga semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri harus menelan kekalahan yang menutup peluang negara ini untuk menembus final.
Pertandingan melawan pasangan unggulan dari Korea Selatan berakhir dengan skor 21-15, 18-21, 21-17, di mana Fajar/Fikri gagal menahan tekanan serangan net play lawan pada set penentu. Kekalahan ini menandai pertama kalinya dalam edisi 2026 Indonesia tidak memiliki wakil di babak final, sebuah catatan yang jarang terjadi mengingat dominasi Indonesia dalam turnamen bulu tangkis regional.
Berbagai pihak menanggapi hasil ini dengan keprihatinan. Pelatih ganda menekankan pentingnya memperbaiki taktik pertahanan di area net serta meningkatkan koordinasi servis-reaksi. Sementara pengamat menilai bahwa ketidakhadiran Indonesia di final dapat membuka peluang bagi negara lain mengukir gelar pertama mereka.
- Sejarah Indonesia di Kejuaraan Asia: 12 kali juara sejak 1992.
- Final terakhir Indonesia hadir: 2023, ganda campuran (Zhang/Fernando).
- Rekor Fajar Alfian: 3 gelar Asia, 2 medali perunggu.
Kejuaraan berlanjut dengan final tunggal putra antara pemain asal China dan Jepang, serta final ganda wanita yang akan mempertemukan pasangan Thailand melawan Korea Selatan. Meskipun tidak lagi berada di garis akhir, Fajar dan Fikri tetap memiliki jadwal kompetisi internasional lain menjelang Olimpiade 2028, sehingga mereka masih memiliki kesempatan untuk bangkit.
Para penggemar di dalam negeri diharapkan tetap mendukung tim nasional, mengingat prestasi sebelumnya yang telah menorehkan banyak medali emas di ajang Asian Games dan SEA Games.