Setapak Langkah – 12 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga resmi di ajang Olimpiade. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri oleh pejabat kementerian, pelaku olahraga, dan perwakilan Persatuan Pencak Silat Indonesia (PERSI).
Prabowo menegaskan bahwa pencak silat, sebagai warisan budaya dan olahraga tradisional Indonesia, memiliki potensi kompetitif yang kuat di panggung internasional. Ia berharap proses pengajuan ke Komite Olimpiade Internasional (IOC) dapat dipercepat dan memperoleh persetujuan dalam waktu dekat.
Berikut langkah-langkah strategis yang diuraikan oleh tim kerja khusus yang dibentuk oleh pemerintah:
- Mengumpulkan data performa atlet pencak silat di kompetisi dunia selama lima tahun terakhir.
- Menyiapkan standar teknis dan regulasi yang selaras dengan panduan IOC.
- Mengadakan demo internasional di Jakarta untuk memperkenalkan format kompetisi modern.
- Melakukan lobi intensif kepada federasi olahraga regional dan komite nasional.
Tim juga menyajikan jadwal perkiraan proses pengajuan:
| Tahap | Estimasi Waktu |
|---|---|
| Pengajuan dokumen ke IOC | Q3 2024 |
| Evaluasi awal oleh IOC | Q4 2024 |
| Uji coba kompetisi pada Asian Games | 2026 |
| Keputusan final inklusi Olimpiade | Q1 2028 |
Presiden Prabowo menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga olahraga, dan masyarakat untuk mewujudkan impian ini. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung pencak silat agar dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah global.