Setapak Langkah – 12 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah acara kebudayaan menekankan pentingnya pencak silat sebagai elemen utama yang membentuk identitas bangsa. Menurutnya, pencak silat tidak sekadar olahraga fisik, melainkan juga sarana penanaman nilai moral, semangat persatuan, dan kebanggaan budaya.
Dalam sambutannya, Presiden menyoroti beberapa peran strategis pencak silat, antara lain:
- Menumbuhkan ketangguhan fisik dan mental melalui latihan yang menuntut disiplin tinggi.
- Mengajarkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, keberanian, dan rasa hormat terhadap sesama.
- Menjadi simbol kebudayaan yang dapat dipertunjukkan di tingkat internasional, memperkenalkan warisan Indonesia kepada dunia.
- Mendukung upaya pemerintah dalam mempromosikan kebudayaan sebagai bagian dari pariwisata budaya.
Presiden juga menyampaikan dukungan penuh pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur dan program pelatihan pencak silat, termasuk penyediaan fasilitas di sekolah-sekolah dan pembentukan kompetisi nasional yang lebih terstruktur. Ia berharap langkah tersebut dapat menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya mahir dalam seni bela diri, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air yang mendalam.
Selain itu, Presiden mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah daerah, lembaga pendidikan, maupun organisasi seni bela diri, untuk bersinergi dalam memajukan pencak silat. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan pencak silat dapat terus berkontribusi pada pembentukan jati diri bangsa yang kuat dan berdaya saing.