Setapak Langkah – 11 April 2026 | Roberto De Zerbi, pelatih baru Tottenham Hotspur, menegaskan bahwa ia tidak menganggap dirinya lebih unggul daripada pendahulunya, Thomas Frank dan Igor Tudor, menjelang pertandingan perdana melawan Sunderland.
De Zerbi, yang sebelumnya melatih klub Italia Verona, mengakui bahwa warisan para mantan pelatih masih menjadi tolok ukur penting bagi klub. Ia menyatakan, “Saya menghormati pekerjaan yang telah dilakukan oleh Frank dan Tudor. Saya tidak datang dengan anggapan lebih baik, melainkan dengan tekad untuk belajar dan memperbaiki.”
Beberapa poin utama yang diutarakan De Zerbi meliputi:
- Penghargaan terhadap struktur taktik yang dibangun oleh Frank dan Tudor.
- Kesiapan untuk menyesuaikan diri dengan kultur dan ekspektasi fans Tottenham.
- Kebutuhan untuk meningkatkan konsistensi serangan dan pertahanan.
Debut De Zerbi dijadwalkan pada laga Liga Inggris melawan Sunderland, tim yang baru kembali ke Premier League. Pelatih baru tersebut menekankan pentingnya mengendalikan tekanan dan memanfaatkan peluang dalam pertandingan awal tersebut.
Dalam konteks persaingan Liga Inggris, Tottenham berada pada posisi menengah klasemen, dengan target kembali bersaing di papan atas. De Zerbi menambahkan, “Saya akan bekerja bersama pemain, staf, dan manajemen untuk membangun tim yang kompetitif. Setiap langkah harus diambil dengan hati‑hati, namun dengan keyakinan.”
Langkah selanjutnya bagi De Zerbi meliputi evaluasi performa tim di laga perdana, penyesuaian taktik berdasarkan lawan, dan pengembangan pemain muda yang telah menunjukkan potensi di skuad Tottenham.