Setapak Langkah – 11 April 2026 | Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengungkapkan bahwa skuadnya menampilkan motivasi yang lebih tinggi ketika bersaing di Liga Champions dibandingkan dengan kompetisi domestik LaLiga. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang laga derby Catalunya melawan rival sekotanya, Real Madrid, pada babak akhir kompetisi Eropa.
- Motivasi utama: Keinginan untuk mengukir sejarah di panggung bergengsi.
- Perbandingan dengan LaLiga: Di liga domestik, fokus lebih pada konsistensi, sementara di Champions League tekanan pada hasil langsung.
- Strategi pelatih: Rotasi pemain, penekanan pada taktik cepat, dan pemanfaatan momen penting dalam pertandingan.
Flick juga menekankan pentingnya dukungan fanbase Barcelona yang selalu mengisi stadion dengan sorakan penuh energi, terutama di Stadion Camp Nou. Ia percaya bahwa atmosfer tersebut dapat menambah dorongan mental bagi pemain pada laga-laga penting.
Reaksi para pemain tampak positif; beberapa mengungkapkan rasa bangga dapat menampilkan kemampuan terbaik di panggung Eropa. Namun, mereka juga mengakui tantangan berat menghadapi tim-tim elit Eropa yang memiliki kualitas setara.
Jika Barcelona mampu menyalurkan motivasi tersebut menjadi hasil positif, harapan akan muncul kembali bagi klub untuk kembali menggapai trofi Liga Champions, sebuah pencapaian yang terakhir diraih pada musim 2014/2015.