Setapak Langkah – 11 April 2026 | Rapat Menteri Nasional (Munas) ke-18 Persatuan Hipmi akan digelar dalam waktu dekat, menjadi momentum penting bagi pelaku usaha, terutama yang bergerak di sektor UMKM. Pada acara persiapan tersebut, Wakil Menteri BUMN menyampaikan ajakan kepada pengusaha muda untuk berperan aktif dalam mewujudkan program Asta Cita, agenda strategis yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
Hipmi, sebagai organisasi yang mayoritas anggotanya merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah, diharapkan dapat menjadi motor penggerak pencapaian target tersebut. Wakil Menteri menekankan bahwa dukungan inovasi, peningkatan produktivitas, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan kontribusi UMKM terhadap PDB.
- Penguatan Kapasitas: Pelatihan teknis dan manajerial bagi pengusaha muda akan difokuskan pada digitalisasi usaha, akses pasar, dan manajemen keuangan.
- Akses Pembiayaan: Pemerintah berjanji memperluas skema kredit lunak dan dana hibah khusus untuk UMKM yang menunjukkan potensi ekspansi.
- Sinergi dengan Asta Cita: Program Asta Cita akan mengintegrasikan kebijakan fiskal, regulasi investasi, dan pengembangan infrastruktur untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif.
Selain itu, Wakil Menteri mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan standar kualitas produk, sebagai upaya meningkatkan daya saing di pasar global. Ia berharap, dengan semangat kolaboratif antara pemerintah, Hipmi, dan pengusaha muda, Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.