Setapak Langkah – 08 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan pabrik kendaraan listrik (EV) yang terletak di kawasan industri Magelang, Jawa Tengah, pada Senin. Acara tersebut menandai langkah penting pemerintah dalam mempercepat transisi energi bersih serta memperkuat basis industri otomotif dalam negeri.
Latarl belakang pembangunan
Proyek pabrik EV ini merupakan bagian dari program nasional untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menurunkan emisi karbon. Pemerintah telah menargetkan peningkatan pangsa pasar kendaraan listrik hingga 30% pada akhir 2030, dan fasilitas di Magelang diharapkan menjadi salah satu pilar utama pencapaian tersebut.
Detail fasilitas
Fasilitas seluas sekitar 50 hektar dilengkapi dengan lini perakitan baterai, unit pengujian kendaraan, serta ruang riset dan pengembangan teknologi drivetrain listrik. Investasi awal diperkirakan mencapai Rp 2,5 triliun, dengan dukungan dana dari BUMN, swasta, serta lembaga keuangan internasional.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Lokasi | Magelang, Jawa Tengah |
| Investasi | Rp 2,5 triliun |
| Target produksi | 10.000 unit EV per tahun (tahun pertama) |
| Lapangan kerja | ≈ 3.500 tenaga kerja langsung |
| Peluncuran | Q3 2024 |
Dampak ekonomi dan sosial
- Penciptaan ribuan lapangan kerja baik di lini produksi maupun sektor pendukung.
- Peningkatan kemampuan teknologi domestik melalui kolaborasi antara universitas, lembaga riset, dan industri.
- Penguatan rantai pasok lokal, khususnya dalam produksi baterai dan komponen elektronik.
- Kontribusi signifikan terhadap target pengurangan emisi karbon nasional.
Harapan ke depan
Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan pabrik ini akan menjadi contoh bagi investor lain untuk menanamkan modal di sektor mobilitas listrik. Ia juga mengajak pemerintah daerah dan pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pengisian daya, guna memastikan adopsi kendaraan listrik dapat berkembang secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan langkah ini, Indonesia semakin mendekati visi menjadi salah satu produsen kendaraan listrik terbesar di Asia, sekaligus memperkuat komitmen pada agenda perubahan iklim global.