Setapak Langkah – 08 April 2026 | Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan dukungan penuh terhadap rencana TNI untuk membentuk Kodam (Komando Daerah Militer) baru yang berlokasi di Yogyakarta. Keputusan ini diharapkan dapat memperkuat pertahanan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta menambah stabilitas keamanan di kawasan tersebut.
Dalam pernyataannya, Sultan menilai bahwa penambahan Kodam baru akan menutup celah operasional yang masih ada pada struktur pertahanan saat ini. Ia menambahkan bahwa keberadaan satuan militer yang lebih terpusat di DIY dapat meningkatkan respon cepat terhadap ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.
- Penguatan posisi strategis DIY sebagai pusat kebudayaan dan politik.
- Peningkatan kemampuan logistik dan koordinasi antar satuan TNI.
- Penciptaan lapangan kerja bagi warga setempat melalui pembangunan fasilitas militer.
- Peran serta masyarakat dalam program keamanan wilayah.
Para ahli pertahanan menilai bahwa pembentukan Kodam baru akan menambah kapasitas militer Indonesia dalam menghadapi dinamika regional, terutama mengingat letak geografis DIY yang berada di jalur penting antara Pulau Jawa dan wilayah selatan.
Rencana pembentukan Kodam ini masih dalam tahap perencanaan teknis dan belum ditetapkan secara resmi oleh Kementerian Pertahanan. Namun, dukungan tokoh tradisional seperti Sultan Hamengku Buwono X dianggap menjadi sinyal positif bagi proses legislasi dan alokasi anggaran.
Ke depan, diharapkan proses penyusunan struktur, penempatan personel, serta pembangunan infrastruktur pendukung dapat berjalan sesuai jadwal, sehingga Kodam baru dapat resmi beroperasi dalam beberapa tahun mendatang.