Setapak Langkah – 08 April 2026 | Festival Pawai Paskah Pemuda GMIT yang diselenggarakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat sorotan dari kalangan akademisi. Dr. Roland E. Fanggidae, akademisi Undana Kupang, menilai bahwa acara tersebut tidak sekadar menampilkan tradisi keagamaan, melainkan menjadi motor penggerak pariwisata sekaligus peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
- Peningkatan kunjungan wisatawan: Data sementara menunjukkan kenaikan kunjungan wisatawan sebesar 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Peluang pemasaran UMKM: Pedagang lokal memperoleh akses langsung ke pasar yang lebih luas, meningkatkan penjualan rata-rata sebesar 18% selama festival.
- Promosi budaya dan religius: Pawai yang menampilkan tarian, musik, dan prosesi religius meneguhkan identitas budaya NTT serta menumbuhkan rasa kebanggaan masyarakat.
Dr. Fanggidae menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan pelaku usaha untuk menjadikan festival ini sebagai agenda tahunan yang lebih terstruktur. Ia mengusulkan agar pihak berwenang menyediakan fasilitas pendukung, seperti area pameran yang lebih luas, serta program pelatihan pemasaran digital bagi UMKM.
Dengan potensi yang masih besar, Festival Pawai Paskah diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan keagamaan, tetapi juga katalisator pertumbuhan ekonomi lokal melalui pariwisata berbasis budaya dan dukungan terhadap usaha mikro.