Setapak Langkah – 07 April 2026 | Wakil Menteri Dalam Negeri, mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang terus menunjukkan stabilitas selama beberapa kuartal terakhir. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) wilayah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri tumbuh rata-rata 5,2% pada tahun 2023, menempatkan provinsi ini di antara yang paling cepat berkembang di Indonesia.
Namun, dalam sambutan tersebut, Wamendagri menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak dapat dijaga tanpa upaya maksimal dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia mengingatkan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan optimalisasi belanja daerah, menghindari pemborosan, serta menyesuaikan alokasi anggaran dengan prioritas pembangunan yang selaras dengan program-program nasional.
Fokus Utama Optimalisasi Belanja
- Penguatan tata kelola anggaran melalui sistem akuntabilitas berbasis hasil.
- Peningkatan transparansi dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan penggunaan dana.
- Prioritas pembiayaan pada infrastruktur produktif, pendidikan, dan kesehatan.
- Sinergi antara program pemerintah pusat seperti Dana Desa, Dana Alokasi Umum (DAU), dan program percepatan pembangunan daerah.
Data Pertumbuhan Ekonomi Kepri (2022‑2023)
| Tahun | PDRB (miliar Rp) | Pertumbuhan |
|---|---|---|
| 2022 | 340.5 | 4,8 % |
| 2023 | 357.8 | 5,2 % |
Wamendagri menambahkan bahwa sinergi antara kebijakan nasional dan program daerah sangat penting untuk mempertahankan laju pertumbuhan tersebut. Ia mengajak semua pemangku kepentingan, mulai dari kepala daerah, legislatif daerah, hingga lembaga swadaya masyarakat, untuk berkolaborasi dalam merumuskan prioritas belanja yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, pejabat tersebut menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengawasan anggaran, seperti penggunaan sistem e‑budgeting yang dapat meminimalisir human error dan meningkatkan akurasi data keuangan.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah pusat dan daerah, diharapkan pertumbuhan ekonomi Kepri dapat terus berada di jalur positif, sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan nilai tambah yang maksimal bagi pembangunan berkelanjutan.