Setapak Langkah – 07 April 2026 | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi memperkenalkan aplikasi Business Registration System (BRS) SDGs pada Senin, menandai peluncuran sistem pendaftaran bisnis berbasis digital pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Aplikasi ini dikembangkan untuk mempermudah proses perizinan dan memantau kontribusi usaha terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan.
Dalam acara peluncuran yang dihadiri oleh Gubernur Sumut, pejabat terkait, serta perwakilan dunia usaha, dijelaskan bahwa BRS SDGs memungkinkan pelaku usaha menginput data usaha, mengklaim inisiatif SDGs, serta memperoleh rekomendasi kebijakan yang relevan. Sistem ini terhubung dengan basis data pemerintah sehingga proses verifikasi dapat dilakukan secara otomatis.
Beberapa keunggulan utama BRS SDGs antara lain:
- Pengisian formulir pendaftaran secara online, mengurangi kebutuhan kunjungan ke kantor pemerintahan.
- Integrasi indikator SDGs yang membantu usaha mengidentifikasi area kontribusi sosial dan lingkungan.
- Notifikasi real‑time mengenai status permohonan dan dokumen yang diperlukan.
- Dashboard analitik bagi pemerintah untuk memantau progres pencapaian SDGs di sektor usaha.
Gubernur Sumut menekankan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung digitalisasi layanan publik serta meningkatkan daya saing UMKM di provinsi tersebut. Ia menambahkan bahwa harapannya sistem ini dapat menjadi model bagi provinsi lain dalam menggabungkan agenda ekonomi dengan tujuan keberlanjutan.
Ke depan, tim pengembang berencana menambahkan modul pelaporan dampak lingkungan dan fitur integrasi dengan platform e‑commerce, sehingga BRS SDGs tidak hanya menjadi alat pendaftaran, melainkan juga sarana monitoring kinerja berkelanjutan bagi bisnis di Sumatera Utara.