Setapak Langkah – 06 April 2026 | Delapan negara anggota OPEC+ baru-baru ini sepakat untuk menambah produksi minyak mentah sebesar 206.000 barrel per hari (bph) pada bulan Mei 2026. Keputusan ini diambil dalam pertemuan rutin kelompok produksi yang melibatkan negara‑negara utama pengekspor minyak dunia.
Negara‑negara yang berpartisipasi dalam kesepakatan tersebut antara lain:
- Arab Saudi
- Rusia
- Irak
- Uni Emirat Arab (UEA)
- Kuwait
- Kazakhstan
- Aljazair
- Oman
Peningkatan produksi sebesar 206 ribu bph diharapkan dapat menambah pasokan global dan menstabilkan harga minyak yang selama ini dipengaruhi oleh fluktuasi permintaan serta ketegangan geopolitik.
| Negara | Produksi Tambahan (bph) |
|---|---|
| Arab Saudi | 100.000 |
| Rusia | 40.000 |
| Irak | 20.000 |
| UEA | 10.000 |
| Kuwait | 8.000 |
| Kazakhstan | 5.000 |
| Aljazair | 8.000 |
| Oman | 5.000 |
Meskipun data distribusi peningkatan produksi per negara bersifat perkiraan, keseluruhan angka tersebut menunjukkan komitmen kolektif OPEC+ untuk menyeimbangkan pasar. Analis pasar energi memprediksi bahwa tambahan pasokan ini dapat menurunkan harga minyak mentah beberapa sen per barrel, tergantung pada respons permintaan global dan kondisi ekonomi makro.
Keputusan ini juga mencerminkan upaya OPEC+ untuk menjaga kestabilan pendapatan negara‑anggota yang sangat bergantung pada sektor energi, sekaligus mengurangi tekanan pada persediaan cadangan minyak strategis.