Setapak Langkah – 02 April 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan mengenai potensi tsunami setinggi tiga meter setelah gempa bumi berkekuatan magnitude 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara pada Kamis, 2 April 2026.
Gempa berpusat sekitar 20 kilometer di sebelah barat laut Bitung dengan kedalaman hiposenter 10 kilometer. Berdasarkan data seismik, getaran tersebut cukup kuat untuk memicu pergerakan massa air laut di lepas pantai, yang berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.
BMKG menegaskan bahwa daerah pesisir Bitung, Manado, serta beberapa wilayah di sekitarnya harus siap menghadapi gelombang tinggi. Meskipun belum ada laporan resmi mengenai tsunami yang terjadi, potensi bahaya tetap tinggi dan warga diminta untuk mengikuti protokol darurat.
Berikut langkah-langkah yang disarankan oleh BMKG dan otoritas setempat:
- Segera menjauhi pantai dan area rendah jika terdengar peringatan tsunami.
- Ikuti instruksi evakuasi dari petugas kebencanaan dan bergerak ke daerah yang lebih tinggi.
- Hindari menggunakan kendaraan pribadi untuk menembus jalan yang mungkin terblokir oleh puing atau banjir.
- Pastikan perangkat komunikasi tetap aktif untuk menerima pembaruan informasi.
- Jangan kembali ke zona bahaya sebelum mendapatkan konfirmasi aman dari pihak berwenang.
Sejarah mencatat beberapa peristiwa tsunami di wilayah Indonesia yang dipicu oleh gempa kuat, termasuk tsunami 2004 di Samudra Hindia dan tsunami 2018 di Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat dan penegakan sistem peringatan dini menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko korban jiwa.
BMKG akan terus memantau aktivitas seismik dan memberikan pembaruan secara berkala melalui media resmi. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengandalkan sumber resmi untuk mendapatkan data terkini.