Setapak Langkah – 02 April 2026 | Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menilai arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan lancar berkat kerja keras aparat kepelabuhan. Namun, ia menyoroti bahwa dermaga di Pelabuhan Merak masih mengalami keterbatasan kapasitas yang dapat menghambat peningkatan volume penumpang dan barang pada musim mudik berikutnya.
BHS mengingatkan bahwa dermaga Merak hanya mampu menampung sekitar 6.000 kendaraan per hari, sementara permintaan pada puncak mudik dapat melampaui 8.000 kendaraan. Kekurangan kapasitas ini berpotensi menimbulkan kemacetan, penumpukan antrian, serta penurunan kualitas layanan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, BHS mengusulkan beberapa langkah strategis:
- Penambahan dermaga baru dengan kapasitas minimal 4.000 kendaraan per hari.
- Peningkatan fasilitas penumpang, termasuk ruang tunggu, sanitasi, dan sistem keamanan terkini.
- Penerapan sistem antrian digital berbasis aplikasi untuk mengoptimalkan alur kendaraan.
- Peningkatan kolaborasi antara Kementerian Perhubungan, Badan Pengelola Pelabuhan, dan pemerintah daerah setempat dalam penyediaan dana investasi.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi rutin terhadap performa pelabuhan serta monitoring real‑time data arus penumpang dan kendaraan. Hal ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan penambahan kapasitas yang tepat waktu dan berkelanjutan.
Dalam sambutan terakhir, BHS menegaskan komitmen DPR untuk mendukung legislasi yang mempercepat penyediaan dana infrastruktur pelabuhan, sekaligus mengawasi pelaksanaan proyek agar tidak mengganggu operasional harian pelabuhan.