Setapak Langkah – 01 April 2026 | Barcelona tengah mengatur strategi transfer musim panas yang penuh tekanan setelah menegaskan keinginan kuat untuk mengamankan bek tengah berbakat Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalan itu diperkirakan harus menyiapkan dana sebesar Rp1,5 triliun (sekitar €80 juta) untuk menutup harga yang diminta Inter Milan. Sementara itu, manajer Xavi Hernandez dan tim kepresidenan mulai menyiapkan rencana cadangan dengan menargetkan Evan Ndicka, bek asal AS Roma, sebagai alternatif yang lebih realistis.
Target Utama: Alessandro Bastoni
Alessandro Bastoni, yang berusia 26 tahun, telah menjadi pilar utama lini belakang Inter Milan sejak bergabung pada tahun 2022. Penampilannya yang konsisten di Serie A, serta kontribusinya dalam kemenangan Inter di Liga Champions 2024, menjadikannya salah satu bek tengah terpopuler di pasar Eropa. Barcelona menganggap Bastoni sebagai sosok ideal untuk mengisi kekosongan di lini pertahanan setelah pensiunnya Gerard Piqué dan penurunan performa Samuel Umtiti.
Negosiasi dengan Inter Milan mengalami beberapa hambatan. Klub Italia menegaskan nilai transfer sekitar €80 juta (Rp1,4‑1,5 triliun) dan menolak untuk menurunkan harga. Di samping itu, Bastoni menunjukkan keinginan kuat untuk tetap berkontribusi di Inter, terutama menjelang akhir kontraknya pada 2027. Inter pun tengah menyusun paket perpanjangan kontrak yang menggiurkan bagi sang bek, termasuk peningkatan gaji dan bonus performa.
Alternatif Realistis: Evan Ndicka
Evan Ndicka, bek berusia 28 tahun yang saat ini membela AS Roma, muncul sebagai pilihan cadangan yang tidak kalah menarik. Ndicka memiliki pengalaman bermain di Serie A dan Liga Champions, serta dikenal memiliki kemampuan duel udara yang kuat dan kemampuan membaca permainan yang matang. Meskipun nilai pasar Ndicka lebih rendah, diperkirakan berada di kisaran €45 juta (sekitar Rp850 miliar), ia tetap menawarkan profil pemain yang cocok dengan taktik bertahan Xavi yang menekankan kontrol bola dan tekanan tinggi.
Berikut ini rangkuman perbandingan singkat antara kedua pemain:
- Usia: Bastoni 26 tahun, Ndicka 28 tahun
- Nilai Transfer: Bastoni €80 juta (≈Rp1,5 triliun), Ndicka €45 juta (≈Rp850 miliar)
- Pengalaman Liga Champions: Bastoni 2 musim, Ndicka 1 musim
- Gaya Bermain: Bastoni lebih ofensif dengan kemampuan mengirimkan umpan panjang, Ndicka lebih defensif dengan keunggulan duel udara
Kondisi Keuangan Barcelona
Barcelona masih merasakan dampak keuangan dari pandemi COVID‑19 dan kebijakan Financial Fair Play (FFP) UEFA. Meskipun pendapatan dari penjualan tiket, hak siar, dan sponsor mengalami pemulihan, klub tetap harus menyeimbangkan buku keuangan agar tidak melanggar regulasi. Oleh karena itu, keputusan untuk mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 triliun menjadi sorotan kritis di antara para pemangku kepentingan.
Manajemen klub telah mengidentifikasi beberapa sumber pendanaan potensial, termasuk penjualan pemain yang tidak lagi menjadi bagian penting dalam rencana taktik, serta peningkatan sponsor komersial yang menargetkan pasar Asia Tenggara. Namun, semua opsi tersebut masih memerlukan persetujuan dewan direksi dan otoritas liga Spanyol.
Strategi Transfer Barcelona
Jika negosiasi dengan Inter Milan berujung pada kegagalan, Barcelona diperkirakan akan mengalihkan dana yang dialokasikan untuk Bastoni ke opsi cadangan, yakni Ndicka. Langkah ini tidak hanya mengurangi beban keuangan, tetapi juga memberikan fleksibilitas dalam mengatur struktur gaji pemain lain yang juga menjadi target pada periode transfer mendatang, seperti striker muda asal Brasil dan gelandang kreatif dari Ligue 1.
Selain itu, Xavi menegaskan pentingnya menambah kedalaman skuad untuk menghadapi kompetisi ganda di La Liga dan Liga Champions. Bek tengah yang handal menjadi prioritas utama, mengingat performa defensif Barcelona yang cenderung rentan pada serangan sayap lawan.
Dengan demikian, keputusan akhir mengenai transfer Bastoni atau Ndicka akan sangat dipengaruhi oleh dinamika tawar‑menawar, kemampuan klub dalam mengamankan dana, serta keinginan pemain untuk beralih ke La Liga. Barcelona diharapkan akan mengumumkan langkah akhir sebelum jendela transfer musim panas resmi dibuka pada 1 Juni 2026.
Kesimpulannya, meskipun Barcelona bersedia mengeluarkan dana fantastis untuk mendapatkan Alessandro Bastoni, realitas keuangan dan keinginan pemain membuat klub harus menyiapkan alternatif yang lebih terjangkau. Evan Ndicka kini menjadi kartu cadangan yang dapat memastikan lini pertahanan Barcelona tetap kompetitif tanpa mengorbankan stabilitas finansial klub.