Setapak Langkah – 31 Maret 2026 | Erling Haaland, penyerang bintang Manchester City dan andalan timnas Norwegia, tak hanya mencuri perhatian dengan gol‑gol spektakuler di level klub dan internasional. Kehidupan di luar lapangan juga menampilkan sisi filantropi dan selera mewah yang jarang terlihat pada pemain muda. Dalam beberapa pekan terakhir, dua aksi besar Haaland – pembelian mobil ultra‑rare dan donasi buku bersejarah – menjadi sorotan media dunia.
Profil Haaland dan Kesuksesan di Lapangan
Lahir pada 21 Juli 2000 di Bryne, Jæren, Haaland mengukir karier gemilang sejak usia remaja. Setelah menorehkan rekor mencetak gol di Borussia Dortmund, ia pindah ke Manchester City pada musim 2022/2023 dengan nilai transfer yang menempatkannya di antara pemain paling mahal di Premier League. Di City, Haaland terus menambah catatan gol, membantu tim meraih gelar liga, dan menjadi top skor kompetisi UEFA Champions League. Penampilannya yang konsisten menjadikannya ikon bagi generasi muda di Norwegia.
Koleksi Mobil Mewah yang Mengguncang Dunia Otomotif
Tak mengherankan jika Haaland, sebagai pemain dengan gaji tertinggi di Liga Inggris, memiliki selera tinggi dalam memilih kendaraan. Baru-baru ini, ia menambah koleksi pribadi dengan Mercedes‑Maybach Virgil Abloh edisi terbatas. Mobil sport mewah berkelas S‑Class ini menampilkan kombinasi warna hitam glossy dan sand, serta dilengkapi fitur interior eksklusif yang dirancang bersama desainer fashion legendaris Virgil Abloh.
- Harga pembelian: lebih dari £400.000 (sekitar 5,6 miliar rupiah).
- Jumlah unit produksi: 150 buah di seluruh dunia.
- Spesifikasi: mesin V8 twin‑turbo, sistem hiburan premium, serta logo Maybach yang disesuaikan dengan motif Abloh.
Kendaraan ini tidak hanya menjadi simbol status, tetapi juga menegaskan minat Haaland terhadap teknologi otomotif mutakhir. Menurut pengamat, koleksi mobilnya diperkirakan bernilai total sekitar £10 juta, menjadikannya salah satu pemain sepak bola dengan armada paling eksklusif.
Lelang Buku 1594: Sumbangan Budaya untuk Komunitas
Pada Desember 2025, Haaland kembali muncul di sorotan publik, kali ini karena aksi filantropi. Ia memenangkan lelang buku langka “Royal Sagas” karya Snorre Sturlason, manuskrip dua jilid yang ditulis pada tahun 1594. Buku tersebut merupakan satu‑satunya salinan yang masih ada, memuat kisah raja‑raja Viking, ratu, petani, dan prajurit Norwegia pada masa Abad Pertengahan.
Harga akhir lelang mencapai 1,3 juta kroner Norwegia (sekitar £100.000). Meskipun Haaland mengakui dirinya bukan pembaca berat, ia membeli buku tersebut untuk menempatkannya di perpustakaan umum desa Time, tempat ia dibesarkan bersama ayahnya, Alfie Haaland. Menurut pernyataan resmi, buku akan dipajang secara permanen dan dapat diakses oleh seluruh warga.
Wali kota Time, Andreas Vollsund, menyatakan rasa terima kasih yang mendalam, menekankan bahwa hadiah ini membuka peluang pendidikan dan inspirasi bagi generasi muda. Haaland berharap aksi ini dapat memotivasi anak‑anak di daerah asalnya untuk “bermimpi besar” dan mengejar potensi mereka.
Dampak Sosial dan Pesan Inspiratif
Kedua tindakan Haaland – membeli mobil mewah dan menyumbangkan buku bersejarah – mencerminkan dualitas seorang atlet modern: mengelola kekayaan pribadi sambil memberikan kembali kepada masyarakat. Di satu sisi, koleksi mobilnya menegaskan status ekonomi dan selera pribadi, namun di sisi lain, donasinya memperlihatkan tanggung jawab sosial yang kuat.
Penggemar dan analis menilai bahwa langkah Haaland dapat menjadi contoh bagi atlet lain, mengingat besarnya pengaruh mereka di media sosial. Dengan menyalurkan sebagian kekayaan untuk proyek kebudayaan, Haaland tidak hanya memperkuat citra pribadi, tetapi juga memperkaya warisan budaya Norwegia.
Ke depan, Haaland dijadwalkan berlatih bersama timnas Norwegia menjelang kualifikasi Piala Dunia. Sementara itu, mobil Maybach‑Abloh akan menjadi bagian dari koleksi pribadi yang jarang terlihat, dan buku “Royal Sagas” akan terus menjadi sumber inspirasi bagi warga Time. Kombinasi antara prestasi di lapangan, selera mewah, dan kepedulian sosial menjadikan Haaland salah satu tokoh paling menarik di era sepak bola modern.