histats

Lebaran Topat di NTB: Tradisi Kuliner yang Menarik Wisatawan

Lebaran Topat di NTB: Tradisi Kuliner yang Menarik Wisatawan

Setapak Langkah – 29 Maret 2026 | Setiap menjelang hari raya Idul Fitri, provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyambut tradisi unik yang dikenal dengan Lebaran Topat. Topat, sejenis ketupat yang terbuat dari beras ketan dan dibungkus daun kelapa muda, menjadi simbol keberkahan dan kebersamaan bagi masyarakat setempat.

Perayaan ini tidak hanya terbatas pada penyajian makanan, melainkan menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menyaksikan perpaduan budaya, kuliner, dan keindahan alam. Pada sore hari sebelum takbiran, pasar-pasar tradisional di daerah Lombok, Sumbawa, dan Pulau Sumba dipenuhi pedagang yang menjajakan topat segar, bersama aneka lauk pendamping seperti rendang ikan, sayur urap, dan sambal khas.

Berikut rangkaian kegiatan utama yang biasanya terjadi selama Lebaran Topat:

  • Penyuluhan budaya: Pemerintah daerah mengadakan lokakarya singkat tentang cara membuat topat tradisional, melibatkan generasi muda.
  • Pameran kuliner: Stand-stand makanan menampilkan variasi topat dengan isian berbeda, seperti topat isi daging sapi, ayam, atau sayuran.
  • Upacara bersih desa: Warga bersama membersihkan lingkungan desa sebagai wujud persiapan menyambut hari suci.
  • Parade kapal tradisional: Pelabuhan-pelabuhan utama NTB, terutama di Mataram dan Bima, menjadi titik kedatangan kapal-kapal kecil yang membawa topat dari pulau-pulau terdekat, menambah nuansa “wisata yang berlabuh”.
  • Acara seni dan budaya: Pertunjukan tari tradisional, musik gambus, dan lomba masak topat yang melibatkan penduduk lokal serta wisatawan.

Keunikan Lebakan Topat terletak pada kemampuannya menghubungkan ekonomi lokal dengan sektor pariwisata. Penjualan topat selama periode ini meningkat signifikan, memberi peluang bagi petani padi, pembuat anyaman daun kelapa, serta pedagang makanan jalanan. Selain itu, kunjungan wisatawan yang datang untuk menyaksikan proses pembuatan dan mencicipi langsung topat memberikan dampak positif bagi industri perhotelan dan transportasi lokal.

Para pelaku usaha pun memanfaatkan momen ini dengan menawarkan paket wisata khusus, mencakup tur ke kebun kelapa, demonstrasi pembuatan topat, serta kunjungan ke objek wisata alam NTB seperti Pantai Kuta Lombok, Danau Segara Anak, dan Taman Nasional Komodo. Paket-paket tersebut biasanya mencakup akomodasi, transportasi, serta sesi mencicipi topat dalam variasi rasa yang berbeda.

Dengan sinergi antara tradisi kuliner dan potensi wisata, Lebaran Topat tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga katalisator pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah NTB berkomitmen untuk memperkuat promosi acara ini melalui media sosial, poster, dan kerjasama dengan agen perjalanan, berharap Lebaran Topat dapat dikenal secara nasional bahkan internasional.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *