Setapak Langkah – 03 April 2026 | Uni Eropa (UE) menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga para penjaga perdamaian Indonesia yang tewas dalam operasi perdamaian internasional. Pernyataan resmi UE menegaskan solidaritas dan simpati terhadap para pahlawan yang mengabdikan diri untuk menjaga stabilitas di wilayah konflik.
UE menyoroti kontribusi signifikan Indonesia dalam misi perdamaian global, mencatat bahwa Indonesia merupakan salah satu kontributor terbesar pasukan penjaga perdamaian di dunia. Dalam catatan resmi, UE menambahkan bahwa “pengorbanan para penjaga perdamaian Indonesia menegaskan komitmen Indonesia terhadap keamanan internasional dan nilai‑nilai kemanusiaan.”
Selain menyampaikan belasungkawa, UE juga mengajak komunitas internasional untuk memperkuat perlindungan dan dukungan bagi para penjaga perdamaian yang berada di zona konflik. UE menekankan pentingnya koordinasi yang lebih baik antara negara‑negara donor, organisasi regional, serta lembaga PBB untuk memastikan keselamatan personel misi.
Reaksi pemerintah Indonesia menyambut baik pernyataan UE, menilai dukungan ini sebagai bukti hubungan bilateral yang kuat dan komitmen bersama dalam menjaga perdamaian dunia. Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa Indonesia akan terus berpartisipasi aktif dalam operasi perdamaian serta meningkatkan kapasitas personel melalui pelatihan dan peralatan yang lebih modern.
Insiden ini kembali mengingatkan dunia akan risiko tinggi yang dihadapi oleh para penjaga perdamaian. Sejumlah negara anggota PBB, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, juga mengeluarkan pernyataan serupa, menyoroti pentingnya menghormati dan melindungi mereka yang berada di garis depan upaya perdamaian.