Setapak Langkah – 11 April 2026 | Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali mengingatkan para pengunjung Gunung Bromo untuk tidak meninggalkan sampah di kawasan wisata.
Gerakan “bawa turun sampahmu” diluncurkan sebagai upaya konkret menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem Bromo yang kini semakin terdampak oleh akumulasi limbah plastik dan sampah rumah tangga.
Beberapa langkah yang diterapkan antara lain:
- Pemasangan papan informasi di titik masuk kawasan Bromo yang menekankan pentingnya membawa turun sampah.
- Penyediaan tempat sampah terpisah (organik dan anorganik) di area parkir, pos pendakian, dan puncak Penanjakan.
- Penugasan relawan kebersihan yang berpatroli setiap hari untuk memantau pelaksanaan gerakan.
- Penyuluhan singkat melalui brosur dan pengeras suara sebelum pendakian dimulai.
Berikut rekapitulasi sampah yang berhasil dikumpulkan sejak gerakan ini diterapkan pada Januari 2024:
| Bulan | Sampah Plastik (kg) | Sampah Organik (kg) |
|---|---|---|
| Januari | 420 | 310 |
| Februari | 385 | 295 |
| Maret | 398 | 322 |
Pengelolaan sampah selanjutnya dilakukan oleh tim pengolahan TNBTS, yang memanfaatkan bahan organik untuk kompos dan mengirimkan plastik ke fasilitas daur ulang di Surabaya.
Petugas TNBTS menegaskan bahwa kegagalan mematuhi gerakan ini dapat berakibat pada denda administratif dan pembatasan kunjungan bagi pelanggar berulang.
Dengan partisipasi aktif wisatawan, diharapkan Bromo tetap menjadi destinasi alam yang bersih, lestari, dan nyaman bagi generasi mendatang.