Setapak Langkah – 13 Mei 2026 | Tim ilmuwan dari Badan Antariksa Nasional China (CNSA) dan mitra internasional telah mengungkap temuan penting setelah menganalisis sampel batuan Bulan yang dibawa kembali oleh misi Chang’e-6. Analisis laboratorium mengidentifikasi jejak fisik dan kimia yang konsisten dengan tumbukan asteroid besar yang terjadi pada sistem Bumi-Bulan sekitar 4,1 hingga 3,9 miliar tahun yang lalu.
Berikut adalah poin-poin utama hasil penelitian:
- Struktur kristal terdeformasi: Mikroskop elektron mengungkapkan adanya mikroshok yang menandakan tekanan tinggi pada saat tumbukan.
- Isotop rasio unik: Perbandingan isotop oksigen dan titanium menunjukkan pola yang cocok dengan meteorit tipe carbonaceous chondrite, jenis asteroid yang kaya akan air dan organik.
- Usia radiometrik: Pengukuran isotop rubidium‑stronsium memberikan rentang usia sekitar 4 miliar tahun, selaras dengan periode LHB (Late Heavy Bombardment) yang diperkirakan melanda sistem Bumi-Bulan.
- Jejak air terikat: Analisis spektral mengidentifikasi molekul hidroksil dalam mineral, menandakan bahwa asteroid tersebut membawa air ke Bulan.
Temuan ini memberikan bukti langsung bahwa asteroid tidak hanya memengaruhi Bumi tetapi juga memberikan kontribusi signifikan pada evolusi Bulan. Dampaknya meliputi:
- Peningkatan pemahaman tentang sejarah geologi Bulan, khususnya periode intensif tumbukan yang dapat menjelaskan variasi topografi dan komposisi kimia permukaan.
- Penilaian kembali peran asteroid dalam penyediaan air dan bahan organik yang mungkin berkontribusi pada kondisi awal kehidupan di Bumi.
- Penguatan model dinamika orbit asteroid pada era awal tata surya, yang penting untuk memprediksi ancaman potensial di masa depan.
Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional dan menegaskan nilai strategis misi sampel kembali (sample‑return) dalam ilmu planetologi. Chang’e-6, yang mendarat di daerah selatan Bulan pada akhir 2023, menjadi misi pertama China yang berhasil membawa kembali material Bulan ke Bumi, membuka era baru kolaborasi ilmiah lintas negara dalam mempelajari asal usul tata surya.