Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus melakukan edukasi kepada calon jamaah haji Indonesia agar lebih memperhatikan prioritas tempat ibadah ketika terjadi kepadatan di Masjidil Haram. Petugas menekankan bahwa keamanan dan kenyamanan jamaah menjadi fokus utama, sehingga tidak disarankan untuk memaksakan diri masuk ke area utama saat kerumunan sangat padat.
Instruksi tersebut disampaikan secara intensif di titik-titik masuk, hotel, serta melalui aplikasi resmi yang dapat diakses oleh jamaah. Para petugas menjelaskan bahwa pada masa-masa tertentu, terutama saat pelaksanaan tawaf atau sholat berjamaah, aliran jamaah dapat meluas sehingga ruang gerak menjadi terbatas.
Untuk membantu jamaah mengelola situasi tersebut, PPIH memberikan beberapa langkah praktis:
- Datang lebih awal sebelum waktu ibadah utama dimulai.
- Manfaatkan area ibadah alternatif yang tersedia di sekitar Masjidil Haram.
- Ikuti jadwal sholat yang telah disediakan dan patuhi arahan petugas di lapangan.
- Jaga ketenangan, hindari kerumunan berlebih, dan bersikap kooperatif terhadap petugas keamanan.
- Gunakan aplikasi mobile untuk memantau tingkat kepadatan dan mendapatkan rekomendasi waktu terbaik.
Dengan menerapkan langkah‑langkah tersebut, diharapkan risiko tersenggol atau terjepit dapat diminimalisir, sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman spiritual selama menunaikan ibadah haji. PPIH menegaskan bahwa kepatuhan terhadap arahan ini tidak hanya melindungi jamaah secara individu, tetapi juga menjaga kelancaran operasional ibadah secara keseluruhan.
Para jamaah diimbau untuk selalu mengikuti petunjuk resmi dan tidak mengambil inisiatif yang dapat membahayakan diri sendiri maupun sesama. Kesadaran kolektif akan membantu menciptakan suasana ibadah yang lebih aman, tertib, dan bermakna.