Setapak Langkah – 10 Mei 2026 | Rusia menampilkan sistem rudal pertahanan udara terbaru, S-500 Prometey, dalam siaran langsung parade Hari Kemenangan pada 9 Mei 2024. Penampilan ini menjadi sorotan utama karena S-500 dianggap sebagai generasi berikutnya setelah sistem S-400 yang sudah terkenal.
S-500 dirancang untuk menembak jatuh target dengan kecepatan hipersonik, termasuk rudal balistik interkontinen (ICBM) serta pesawat tempur modern. Sistem ini menggabungkan radar jangkauan jauh, pusat komando digital, dan kemampuan mobilitas tinggi yang memungkinkan penyebaran cepat di medan pertempuran.
Berikut adalah beberapa fitur utama S-500 yang disorot selama parade:
- Jangkauan deteksi: hingga 600 km, memungkinkan identifikasi ancaman jauh sebelum masuk zona pertahanan.
- Jangkauan tembak: sekitar 400 km untuk rudal balistik, 300 km untuk pesawat konvensional.
- Kecepatan intercept: mampu menembak target dengan kecepatan hingga Mach 20.
- Mobilitas: terintegrasi pada kendaraan truk beroda enam, sehingga dapat dipindahkan dalam hitungan jam.
- Integrasi jaringan: terhubung dengan sistem pertahanan udara lainnya, seperti S-400 dan sistem radar early warning.
Penggunaan S-500 diharapkan meningkatkan lapisan pertahanan strategis Rusia, khususnya dalam menanggapi perkembangan senjata hipersonik yang tengah diproduksi oleh negara-negara lain. Analis militer menilai bahwa kehadiran S-500 dapat mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan Eurasia, terutama mengingat ketegangan yang masih berlangsung di wilayah Eropa Timur dan Asia Tengah.
Namun, pengenalan sistem ini juga menimbulkan pertanyaan tentang biaya produksi dan pemeliharaan. Pemerintah Rusia diperkirakan mengalokasikan miliaran dolar untuk pengadaan awal, sementara beberapa negara mitra NATO memperkirakan perlunya upgrade sistem pertahanan mereka demi menanggapi ancaman baru.
Parade Hari Kemenangan yang biasanya menampilkan kemenangan atas Nazi Jerman pada 1945 ini kini juga menjadi panggung bagi teknologi militer mutakhir. Penampilan S-500 menegaskan ambisi Rusia untuk tetap berada di garis depan inovasi pertahanan udara global.