Setapak Langkah – 06 Mei 2026 | Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 yang diselenggarakan oleh BNC memutuskan untuk menahan seluruh laba bersih tahun 2025 sebesar Rp565,69 miliar. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi memperkuat permodalan bank guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Selain keputusan terkait laba, RUPST juga merombak susunan direksi. Beberapa posisi direksi diisi kembali dengan anggota baru yang memiliki pengalaman di sektor perbankan dan keuangan, sementara beberapa direksi lama diberhentikan atau dipindahkan ke jabatan lain.
Tujuan utama penahanan laba adalah meningkatkan modal inti bank, yang akan memberikan bantalan lebih kuat terhadap risiko kredit dan memperluas kapasitas pemberian pinjaman. Dengan modal yang lebih kuat, BNC berharap dapat memperluas jaringan layanan, meningkatkan inovasi produk, serta menumbuhkan pangsa pasar di sektor perbankan.
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Laba Bersih 2025 | Rp565,69 miliar |
| Laba Ditahan | Rp565,69 miliar (100%) |
| Tujuan Penahanan Laba | Penguatan permodalan, dukungan pertumbuhan jangka panjang |
Perubahan susunan direksi diharapkan membawa perspektif baru dalam pengelolaan risiko, peningkatan efisiensi operasional, serta pengembangan produk yang lebih responsif terhadap kebutuhan nasabah.
Para pemegang saham menyambut keputusan ini dengan optimism, mengingat langkah tersebut sejalan dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menekankan pentingnya kecukupan modal bagi stabilitas sistem keuangan.