Setapak Langkah – 21 Juli 2026 | Indonesia berhasil memperoleh peringkat AAA untuk Panda Bond yang diterbitkan pada pasar obligasi China, hasil penilaian dari lembaga pemeringkat Lianhe Credit Rating. Peringkat tertinggi ini menandakan bahwa obligasi Indonesia dianggap memiliki kualitas kredit yang sangat baik dan risiko gagal bayar yang sangat rendah.
Penetapan peringkat AAA ini mendapat sorotan khusus dari Menteri Keuangan Purbaya. Ia menyatakan bahwa total utang yang dapat ditampung oleh Panda Bond sudah mencapai batas maksimal, sehingga tidak ada ruang tambahan untuk penerbitan lebih lanjut tanpa menyesuaikan struktur atau mencari alternatif pembiayaan lain.
- Penilaian AAA meningkatkan kepercayaan investor internasional, khususnya dari China.
- Memperkuat posisi Indonesia dalam diversifikasi sumber pendanaan luar negeri.
- Memberikan sinyal stabilitas fiskal di tengah tantangan global.
Secara historis, Panda Bond diperkenalkan pada tahun 2010 sebagai instrumen keuangan yang memungkinkan perusahaan atau pemerintah China mengakses dana dari investor internasional dengan denominasi dalam yuan. Bagi Indonesia, penggunaan Panda Bond menjadi sarana penting untuk menarik dana dari pasar China yang terus berkembang.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Peringkat | AAA (tertinggi) |
| Lembaga Penilai | Lianhe Credit Rating |
| Jumlah Utang Panda Bond | ~USD 2,5 miliar (perkiraan) |
| Batas “Mentok Atas” | Sudah tercapai, tidak ada tambahan tanpa restrukturisasi |
Dengan pencapaian ini, diharapkan Indonesia dapat terus memanfaatkan pasar obligasi China sebagai sumber pembiayaan jangka panjang, sekaligus menjaga kestabilan fiskal dan meningkatkan citra kredit di kancah internasional.