Setapak Langkah – 05 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rabu, 12 September 2024 menghadiri upacara penghormatan terakhir untuk tiga prajurit TNI Angkatan Darat yang tewas dalam tugas perdamaian di Lebanon. Upacara dilaksanakan di Istana Kepresidenan, Jakarta, dengan prosesi militer yang khidmat.
Ketiga prajurit tersebut, Letnan Dua (nama), Sersan (nama), dan Prajurit (nama), gugur pada 6 Agustus 2024 saat menjalankan misi United Nations Interim Force Lebanon (UNIFIL). Mereka berada dalam unit pengamanan konvoi yang diserang oleh militan di wilayah Bekaa, menewaskan mereka secara bersamaan.
Presiden Prabowo menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga, sahabat, dan rekan-rekan seangkatan. Dalam pidatonya, ia menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi pada operasi perdamaian internasional serta menghormati pengorbanan para pahlawan.
Upacara penghormatan mencakup langkah-langkah berikut:
- Pengiring bendera Indonesia mengiringi peti jenazah.
- Penurunan bendera setengah tiang di Istana.
- Penyampaian surat belasungkawa dari Presiden kepada keluarga.
- Doa bersama yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Negara.
Berikut data singkat mengenai prajurit yang gugur:
| Nama | Pangkat | Tanggal Gugur | Unit |
|---|---|---|---|
| Nama 1 | Letnan Dua | 6 Agustus 2024 | Infanteri 1 Kostrad |
| Nama 2 | Sersan | 6 Agustus 2024 | Infanteri 1 Kostrad |
| Nama 3 | Prajurit | 6 Agustus 2024 | Infanteri 1 Kostrad |
Presiden juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah kepada keluarga korban, termasuk bantuan psikologis, bantuan pendidikan, dan hak pensiun penuh bagi keluarga terdekat.
Acara diakhiri dengan penghormatan militer terakhir, di mana peti jenazah diturunkan dan bendera dikibarkan kembali pada posisi normal.