Setapak Langkah – 09 Mei 2026 | PT Perusahaan Gas Negara (PGN), subholding gas milik Pertamina, meluncurkan program pengelolaan sampah plastik yang selaras dengan prinsip ekonomi sirkular. Inisiatif ini bertujuan mengurangi dampak lingkungan sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi perusahaan.
Program mencakup tiga tahapan utama: pengumpulan sampah plastik dari fasilitas operasional, proses daur ulang menjadi bahan baku sekunder, dan pemanfaatan kembali bahan tersebut dalam produksi barang atau komponen teknis. Dengan mengintegrasikan proses daur ulang ke dalam rantai pasokan, PGN berharap dapat menurunkan kebutuhan bahan baku baru serta mengurangi jejak karbon.
Selain manfaat lingkungan, langkah ini diharapkan membuka peluang bisnis baru, seperti penjualan produk daur ulang ke industri manufaktur atau penggunaan kembali material dalam proyek infrastruktur internal. PGN juga berencana menggandeng mitra lokal untuk memperluas jaringan pengumpulan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik.
Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk memperkuat ekonomi hijau dan mengurangi volume sampah plastik yang masuk ke tempat pembuangan akhir. PGN menargetkan pengurangan signifikan pada penggunaan plastik sekali pakai di seluruh wilayah operasionalnya dalam beberapa tahun ke depan.