Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | PT Pertamina Gas (Pertagas), anak perusahaan Subholding Gas PT Pertamina (Persero), mengumumkan kesiapan penyaluran gas bumi melalui jalur pipa Cisem II. Proyek ini ditargetkan untuk memasok energi ke sektor‑sektor strategis di wilayah Jawa Barat, termasuk industri manufaktur, pembangkit listrik, serta fasilitas petrokimia.
Pipa Cisem II memiliki panjang sekitar 150 kilometer dan dirancang dengan kapasitas aliran 3,5 juta standar meter kubik per hari. Dengan jaringan ini, Pertagas berencana menghubungkan sumber gas dari ladang Bumi di daerah Cisarua ke konsumen utama di kawasan Cikampek, Karawang, dan sekitarnya.
Beberapa poin penting terkait implementasi pipa Cisem II:
- Strategi Pasokan: Menyediakan pasokan gas yang stabil dan berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil konvensional.
- Manfaat Ekonomi: Menurunkan biaya operasional bagi industri, meningkatkan daya saing, serta membuka lapangan kerja baru di sektor konstruksi dan pemeliharaan.
- Keamanan Energi: Memperkuat ketahanan energi nasional dengan diversifikasi sumber energi.
- Lingkungan: Mengurangi emisi karbon dioksida dibandingkan pembakaran batu bara.
Peluncuran komersial diperkirakan akan dimulai pada kuartal ketiga 2024 setelah serangkaian uji kelayakan teknis selesai. Pertagas juga menegaskan komitmen untuk melakukan pemantauan kualitas gas secara real‑time guna memastikan standar keamanan dan efisiensi yang tinggi.
Dengan langkah ini, Pertagas berharap dapat memperkuat peran gas bumi sebagai energi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia serta mendorong transisi energi bersih di masa depan.