Setapak Langkah – 13 Mei 2026 | Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyampaikan permintaan maaf publik setelah timnya resmi tidak menjadi juara BRI Super League 2023/2024. Kegagalan tersebut terjadi usai babak final berakhir dengan skor 2‑2, lalu Persija kalah dalam adu penalti 3‑4 melawan rival tradisional.
Rizky menambahkan bahwa tim akan melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari taktik, kebugaran, hingga mental pemain. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pelatih, staf medis, dan pemain untuk bangkit kembali di kompetisi selanjutnya.
Berikut beberapa poin utama yang diangkat Rizky dalam pernyataannya:
- Pengakuan kegagalan di babak final.
- Permintaan maaf kepada suporter dan pihak klub.
- Komitmen untuk memperbaiki performa tim.
- Penekanan pada pentingnya dukungan suporter dalam proses perbaikan.
Manajer Persija, Nama Manajer, menyatakan bahwa klub akan tetap berfokus pada pengembangan pemain muda serta melakukan perbaikan strategi di musim mendatang. Sementara itu, fans Persija di media sosial mengungkapkan kekecewaan sekaligus harapan agar tim dapat kembali menorehkan prestasi.
Dengan semangat baru dan evaluasi menyeluruh, Persija bertekad untuk kembali bersaing di puncak klasemen BRI Super League serta meraih gelar juara yang telah lama dinanti.