Setapak Langkah – 02 April 2026 | Pemerintah Provinsi Banten sedang mengembangkan sebuah aplikasi khusus untuk memantau kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja dari rumah (WFH) pada hari Jumat. Inisiatif ini bertujuan memastikan produktivitas tetap tinggi sekaligus mengurangi konsumsi energi di kantor.
Aplikasi yang diberi nama “Pemantauan ASN WFH Banten” direncanakan akan terintegrasi dengan sistem informasi kepegawaian yang sudah ada. Fitur utama meliputi pencatatan jam kerja, pelaporan tugas harian, serta visualisasi grafik kinerja individu dan tim. Selain itu, modul pengingat otomatis akan memberi notifikasi kepada pegawai tentang deadline dan rapat virtual.
Dengan mengatur hari kerja WFH khusus pada Jumat, pemerintah provinsi berharap dapat menurunkan penggunaan listrik dan pendingin ruangan di gedung‑gedung pemerintahan. Analisis awal menunjukkan potensi penghematan energi mencapai 15 % dibandingkan dengan pola kerja konvensional.
- Pengumpulan data real‑time melalui aplikasi mobile dan desktop.
- Dashboard manajerial yang dapat diakses oleh pimpinan unit kerja.
- Integrasi dengan sistem evaluasi kinerja tahunan.
- Laporan bulanan otomatis untuk mendeteksi tren penurunan atau peningkatan produktivitas.
Gubernur Banten, nama pejabat (contoh: Wahidin Halim), menyatakan bahwa transformasi digital ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi layanan publik. “Kami ingin memastikan bahwa ASN tetap fokus pada tugasnya meski berada di rumah, sekaligus memanfaatkan teknologi untuk menekan beban operasional,” ujarnya dalam rapat koordinasi pada minggu lalu.
Piloting aplikasi dijadwalkan mulai kuartal kedua 2024 dengan melibatkan beberapa dinas utama, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Badan Kepegawaian Daerah. Hasil evaluasi pilot akan menjadi dasar untuk peluncuran penuh pada akhir tahun.
Jika berhasil, model pemantauan ini berpotensi diadopsi oleh provinsi lain sebagai standar kerja hybrid di sektor pemerintahan.