Setapak Langkah – 09 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Lamongan menetapkan target peningkatan kemantapan jalan hingga 63,55 persen pada tahun 2026. Program ini diluncurkan dengan nama Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) dan menjadi bagian utama agenda pembangunan infrastruktur daerah.
Program Jamula mencakup tiga fase utama:
- Fase I (2023‑2024): Renovasi dan perbaikan jalan yang sudah ada, termasuk pengaspalan ulang dan perbaikan drainase.
- Fase II (2024‑2025): Pembangunan jalan baru di wilayah yang belum terlayani, terutama di daerah pedesaan dan kawasan industri.
- Fase III (2025‑2026): Penguatan pemeliharaan berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat melalui program gotong‑royong dan pelatihan teknis.
Berikut perkiraan pencapaian kemantapan jalan tiap tahun:
| Tahun | Persentase Kemantapan |
|---|---|
| 2023 | 45,00 % |
| 2024 | 52,30 % |
| 2025 | 58,90 % |
| 2026 | 63,55 % |
Anggaran yang dialokasikan untuk Jamula diperkirakan mencapai Rp 1,2 triliun, dengan sumber dana berasal dari APBD, dana desa, serta kontribusi swasta melalui skema kemitraan publik‑swasta (PPP). Seluruh proses pelaksanaan diawasi oleh Badan Pengelolaan Infrastruktur (BPI) Kabupaten Lamongan untuk memastikan standar kualitas terpenuhi.
Dengan target ambisius ini, diharapkan tingkat kecelakaan lalu lintas menurun, waktu tempuh pengiriman barang berkurang, serta daya tarik investasi di Lamongan meningkat signifikan.