Setapak Langkah – 12 April 2026 | Pasukan Marinir 2 (Pasmar 2) Surabaya mengumumkan langkah lanjutan setelah terjadinya insiden peluru nyasar yang mengenai SMP Negeri di Gresik, Jawa Timur. Menurut keterangan resmi, peluru tersebut tidak sengaja keluar dari latihan menembak yang dilakukan oleh satuan militer di wilayah tersebut.
Untuk memastikan penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang, Pasmar 2 melibatkan tim ahli forensik balistik serta profesional keamanan. Tim tersebut bertugas melakukan analisis jejak peluru, pola tembak, serta prosedur operasional yang diterapkan selama latihan.
Selain investigasi teknis, Pasmar 2 juga membuka jalur komunikasi langsung dengan pihak sekolah, orang tua siswa, dan pemerintah daerah. Pertemuan koordinasi diadakan dalam rangka menyampaikan klarifikasi, meminta maaf, serta menjelaskan tindakan yang sedang diambil.
- Pengumpulan bukti balistik oleh tim ahli.
- Audit prosedur latihan menembak oleh Komandan Pasmar 2.
- Penyuluhan keamanan kepada personel militer yang terlibat.
- Dialog terbuka dengan pihak sekolah dan orang tua.
- Penyusunan rekomendasi kebijakan untuk latihan militer di daerah pemukiman.
Pihak sekolah menyatakan apresiasi atas sikap transparan Pasmar 2 dan berharap proses investigasi dapat selesai secepatnya. Sementara itu, Komandan Pasmar 2 menegaskan bahwa keselamatan warga sipil adalah prioritas utama, dan setiap pelanggaran prosedur akan ditindak tegas.