Setapak Langkah – 14 Mei 2026 | Wakil Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya memaparkan pertimbangan strategis pemerintah Indonesia dalam memilih penerbitan Panda Bond dibandingkan dengan Dim Sum Bond. Menurutnya, keputusan tersebut didasari pada analisis pasar internasional, tingkat imbal hasil, serta diversifikasi basis investor yang lebih menguntungkan.
Panda Bond merupakan obligasi berdenominasi yuan yang diterbitkan oleh entitas non‑China di pasar obligasi domestik Tiongkok. Sementara Dim Sum Bond adalah obligasi berdenominasi yuan yang diperdagangkan di pasar Hong Kong dan biasanya ditujukan bagi investor internasional.
- Imbal hasil yang lebih tinggi: Data pasar menunjukkan bahwa rata‑rata kupon Panda Bond berada di atas 4,5 % per tahun, sementara Dim Sum Bond cenderung berada di kisaran 3,5‑4,0 %.
- Likuiditas dan akses pasar Tiongkok: Panduan regulator Tiongkok memberikan kemudahan bagi penerbit asing untuk mengakses jaringan distribusi keuangan yang luas, sehingga memperluas basis investor institusional.
- Strategi diversifikasi sumber pembiayaan: Dengan menempatkan obligasi di pasar mainland, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada pasar Hong Kong dan memperkuat hubungan ekonomi bilateral.
- Dukungan kebijakan bilateral: Pemerintah Tiongkok memberikan insentif bagi penerbit asing yang menempatkan Panda Bond, termasuk fasilitas peminjaman dan kemudahan konversi mata uang.
- Proyeksi pertumbuhan permintaan: Analisis internal memproyeksikan peningkatan permintaan obligasi berdenominasi yuan di kalangan investor institusional China dalam lima tahun ke depan, menjadikan Panda Bond pilihan yang lebih prospektif.
Menkeu Purbaya menekankan bahwa pilihan ini tidak menutup kemungkinan Indonesia kembali menerbitkan Dim Sum Bond di masa depan, namun saat ini fokus utama adalah memaksimalkan manfaat ekonomi jangka menengah melalui Panda Bond.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mengoptimalkan biaya pendanaan negara, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan keuangan Asia yang semakin terintegrasi.