Setapak Langkah – 21 Juli 2026 | Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam sebuah konferensi pers menyatakan bahwa pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor keuangan dan meningkatkan investasi di tanah air. Inisiatif ini diharapkan menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta membuka lapangan kerja baru.
PFII dirancang sebagai ekosistem yang mengintegrasikan lembaga keuangan, regulator, dan pelaku pasar dalam satu kawasan khusus. Tujuannya adalah menciptakan iklim investasi yang stabil, transparan, dan kompetitif, sehingga menarik modal asing serta memfasilitasi pengembangan perusahaan domestik.
Tujuan utama PFII
- Meningkatkan aliran investasi langsung asing (FDI) ke sektor keuangan dan non‑keuangan.
- Menguatkan peran Indonesia sebagai hub regional untuk layanan keuangan, termasuk fintech, perbankan, dan pasar modal.
- Menumbuhkan lapangan kerja berkualitas di bidang keuangan, teknologi, dan layanan pendukung.
- Mempercepat inovasi regulasi yang mendukung pertumbuhan industri.
Proyeksi dampak ekonomi
| Indikator | Target 2028 |
|---|---|
| Investasi asing (USD) | US$15 miliar |
| Penciptaan lapangan kerja | 120 ribu pekerjaan |
| Kontribusi terhadap PDB | +2,5 % |
Dalam sambutannya, Menkeu menekankan, “PFII akan menjadi motor penggerak transformasi keuangan Indonesia, memperluas akses modal, dan menumbuhkan daya saing global. Kami yakin inisiatif ini akan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha serta masyarakat luas.”
Selain itu, pemerintah berencana menyediakan insentif fiskal, kemudahan perizinan, dan dukungan infrastruktur digital untuk mempercepat implementasi PFII. Kerja sama dengan lembaga internasional serta sektor swasta juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi ini.
Dengan langkah ini, Indonesia berharap tidak hanya meningkatkan volume investasi, tetapi juga memperkuat stabilitas sistem keuangan, memperluas basis investor domestik, dan menciptakan ekosistem inovatif yang dapat menanggapi tantangan ekonomi global.