Setapak Langkah – 11 April 2026 | Menteri Dalam Negeri, Bapak Tito Karnavian, melakukan inspeksi langsung ke pelaksanaan Program 3 Juta Rumah di kota Tomohon, Sulawesi Utara, sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyediaan hunian yang memenuhi standar kelayakan.
Program 3 Juta Rumah, yang diluncurkan pada 2022, menargetkan pembangunan tiga juta unit rumah bersubsidi hingga akhir 2025. Di tingkat daerah, Pemerintah Kota Tomohon mendapat alokasi untuk membangun 500 unit rumah sederhana yang ditujukan khusus bagi keluarga MBR. Hingga saat inspeksi, sebanyak 350 unit telah selesai dibangun, sementara 150 unit masih dalam tahap konstruksi.
| Keterangan | Target | Realisasi |
|---|---|---|
| Total unit di Tomohon | 500 unit | 350 unit |
| Unit siap huni | 500 unit | 280 unit |
| Anggaran yang disalurkan | Rp 1,2 triliun | Rp 840 miliar |
Selama kunjungan, Menteri menekankan tiga poin utama:
- Kualitas Bangunan: Setiap rumah harus memenuhi standar teknis, termasuk keamanan struktural, sanitasi, dan akses air bersih.
- Penyerahan Tepat Waktu: Jadwal serah terima harus dipatuhi agar tidak menambah beban rumah tangga yang menunggu hunian.
- Transparansi dan Akuntabilitas: Semua penggunaan dana harus dapat dipertanggungjawabkan melalui laporan yang dapat diakses publik.
Selain meninjau progres fisik, Menteri juga berdialog dengan perwakilan warga penerima manfaat. Mereka menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan, namun menyoroti beberapa kendala seperti akses jalan yang masih belum optimal dan kebutuhan listrik yang belum terjangkau secara menyeluruh.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah kota berencana melakukan perbaikan infrastruktur jalan internal dan bekerja sama dengan PLN untuk mempercepat penyambungan listrik. Menteri menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus memantau pelaksanaan dan memberikan dukungan teknis serta pendanaan tambahan bila diperlukan.
Dengan langkah inspeksi dan evaluasi berkelanjutan, diharapkan Program 3 Juta Rumah di Tomohon tidak hanya mencapai kuota target, tetapi juga memberikan hunian yang benar‑benar layak huni bagi keluarga berpenghasilan rendah, selaras dengan tujuan nasional memperluas akses perumahan terjangkau.