Setapak Langkah – 10 Agustus 2026 | Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Jakarta, Dewan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) tetap aman dan terjaga selama proses penyaluran.
Komisaris utama, Rizal Mahendra, menyampaikan bahwa perusahaan telah meningkatkan koordinasi dengan otoritas setempat, termasuk Badan Pengawasan Obat dan Makanan Daerah serta Badan Keamanan Pangan, untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan pada rantai pasok.
Beberapa langkah utama yang telah diimplementasikan meliputi:
- Peningkatan frekuensi inspeksi pada fasilitas penyimpanan dan pompa distribusi.
- Penerapan sistem pelacakan digital berbasis GPS pada setiap armada truk tangki.
- Pelatihan intensif bagi sopir dan petugas lapangan mengenai prosedur keamanan dan penanganan darurat.
- Pengawasan ketat atas kualitas BBM melalui laboratorium internal yang berakreditasi.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan cadangan stok darurat sebesar 10% dari kebutuhan harian Kepri untuk mengantisipasi gangguan logistik yang mungkin terjadi akibat cuaca buruk atau kondisi geografis yang menantang.
Komisaris menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran pasokan energi bagi masyarakat dan sektor industri di Kepulauan Riau, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.