histats

KLH: Dua Kabupaten di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah

KLH: Dua Kabupaten di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah

Setapak Langkah – 09 April 2026 | Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyoroti bahwa Kabupaten Barito Kuala dan Hulu Sungai Utara di Provinsi Kalimantan Selatan memerlukan pendekatan khusus dalam mengelola sampah. Kedua kabupaten ini menghadapi tantangan signifikan akibat pertumbuhan penduduk, peningkatan aktivitas ekonomi, dan keterbatasan infrastruktur pengelolaan limbah.

Data internal KLH menunjukkan bahwa pada tahun 2023, Barito Kuala menghasilkan sekitar 180.000 ton sampah per tahun, sementara Hulu Sungai Utara menghasilkan sekitar 95.000 ton. Tingkat pengumpulan sampah di kedua wilayah masih berada di bawah 60 persen, meninggalkan volume besar sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) informal atau dibuang sembarangan.

Kabupaten Populasi (2023) Sampah Tahunan (ton) Tingkat Pengumpulan
Barito Kuala ~500.000 jiwa 180.000 57%
Hulu Sungai Utara ~320.000 jiwa 95.000 54%

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, KLH mengusulkan beberapa langkah strategis yang harus diadaptasi secara lokal:

  • Peningkatan partisipasi masyarakat: Edukasi tentang pentingnya pemilahan sampah di sumber, melibatkan kelompok RT/RW, dan mengadakan program insentif bagi rumah tangga yang berhasil mengurangi volume sampah.
  • Pembangunan fasilitas pengolahan terdekat: Pendirian fasilitas kompos dan daur ulang skala menengah di masing‑menjadi titik penampungan sementara sebelum bahan dapat diproses lebih lanjut.
  • Integrasi teknologi sederhana: Penggunaan mesin penggiling sampah organik dan sistem bio‑gas skala desa untuk mengubah sampah menjadi energi terbarukan.
  • Kolaborasi lintas sektor: Kemitraan antara pemerintah kabupaten, perusahaan pengelolaan limbah, dan lembaga swadaya masyarakat untuk menyiapkan anggaran, pelatihan, serta pemantauan berkelanjutan.
  • Penegakan regulasi: Penerapan sanksi administratif bagi pelanggaran pembuangan sampah illegal serta standar operasional prosedur (SOP) yang jelas bagi pengelola TPA.

Pejabat KLH menekankan bahwa pendekatan yang bersifat kontekstual dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan akan meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Diharapkan, dengan implementasi langkah‑langkah tersebut, kedua kabupaten dapat meningkatkan tingkat pengumpulan sampah menjadi di atas 80 persen dalam lima tahun mendatang.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *