Setapak Langkah – 19 Juli 2026 | Pada pagi hari tadi, tiga kapal yang berada di kawasan pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, terbakar hebat. Kebakaran tersebut meluas dengan cepat karena bahan bakar kapal dan muatan yang mudah terbakar, sehingga menimbulkan kepanikan di antara awak kapal dan petugas pelabuhan.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara serta Kepulauan Seribu segera mengirimkan unit pemadam kebakaran laut ke lokasi. Upaya pemadaman berlangsung selama beberapa jam, namun sebagian kapal tidak dapat diselamatkan dan hancur total.
Setelah dilakukan penilaian, pihak berwenang memperkirakan total kerugian material mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Kerugian tersebut meliputi:
- Kerusakan total tiga kapal laut, termasuk struktur kapal dan mesin.
- Hilangnya muatan berupa barang dagangan, bahan bakar, dan perlengkapan operasional.
- Kerusakan fasilitas pendukung di dermaga, seperti tiang listrik, pompa air, dan peralatan keselamatan.
Kerugian finansial ini berdampak pada para pemilik kapal, pedagang, serta pendapatan daerah yang mengandalkan aktivitas pelabuhan. Gulkarmat menekankan pentingnya peningkatan prosedur keamanan, termasuk inspeksi rutin terhadap sistem pemadam kebakaran kapal dan pelatihan evakuasi bagi awak kapal.
Pihak kepolisian juga melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian atau penyebab kriminal di balik kebakaran. Sementara itu, para korban kebakaran mendapatkan bantuan darurat berupa tenda, makanan, dan fasilitas kesehatan sementara.
Insiden ini menjadi peringatan bagi seluruh pelaku industri maritim di wilayah Jakarta Utara untuk memperketat standar keselamatan dan memperbaharui peralatan pemadam kebakaran guna mencegah terulangnya kejadian serupa.