Setapak Langkah – 10 Mei 2026 | Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop) mengumumkan rencana resmi untuk meresmikan sekitar 30.000 gedung Koperasi Merah Putih yang telah selesai dibangun dan siap beroperasi pada akhir tahun 2024.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat jaringan koperasi nasional, meningkatkan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
- Target penyelesaian: akhir 2024
- Lokasi: tersebar di 34 provinsi
- Fasilitas: ruang produksi, kantor administrasi, dan area pemasaran
- Pendanaan: didukung oleh anggaran APBN serta skema pembiayaan khusus
Berikut perkiraan dampak ekonomi yang diharapkan dari pembangunan gedung koperasi ini:
| Indikator | Proyeksi |
|---|---|
| Penyerapan tenaga kerja | sekitar 150.000 tenaga kerja selama fase konstruksi |
| Peningkatan omzet UMKM | potensi naik 12-15% dalam dua tahun pertama |
| Penambahan nilai aset koperasi | diperkirakan mencapai Rp 5.000 triliun |
Kemenkop menegaskan bahwa serah terima gedung akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari wilayah Jawa Barat dan Sumatra Utara pada kuartal pertama 2024, diikuti oleh provinsi lain hingga seluruh gedung selesai diresmikan.
Pengelola koperasi diharapkan segera mengaktifkan layanan produksi, pemasaran, serta pelatihan bagi anggotanya untuk memaksimalkan manfaat dari fasilitas baru ini. Pemerintah juga akan memberikan pendampingan teknis dan akses permodalan guna memastikan keberlanjutan operasional.
Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan jaringan koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan anggota serta kontribusi sektor koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.