Setapak Langkah – 05 April 2026 | Hari ini, jenazah dua prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas di Lebanon resmi diserahkan kepada keluarga masing‑masing di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kedua prajurit tersebut merupakan anggota Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (UNIFIL) yang tewas dalam insiden tembakan pada tanggal 6 April 2024.
Insiden tersebut menewaskan dua prajurit, sementara satu rekannya mengalami luka berat dan berhasil dievakuasi ke Indonesia untuk perawatan lanjutan. Ketiga prajurit tersebut tergabung dalam Kontingen Indonesia di UNIFIL, yang berjumlah sekitar 1.300 personel dan berperan dalam menjaga stabilitas di wilayah selatan Lebanon.
Upacara penyerahan jenazah dihadiri oleh perwakilan TNI, Kementerian Luar Negeri, serta pejabat pemerintah setempat. Juru bicara TNI menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam operasi perdamaian internasional, sekaligus menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban.
Keluarga kedua prajurit menyatakan terima kasih atas dukungan pemerintah dan menekankan pentingnya menghormati jasa para pahlawan. Presiden Republik Indonesia melalui juru bicaranya menyampaikan belasungkawa resmi kepada keluarga serta menegaskan bahwa negara akan terus memberikan bantuan dan penghormatan yang layak bagi para prajurit yang gugur.
Penyerahan jenazah ini juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengapresiasi kontribusi TNI dalam operasi perdamaian global, sekaligus mengingatkan akan risiko yang dihadapi oleh para prajurit saat melaksanakan tugas di luar negeri.