Setapak Langkah – 08 Mei 2026 | Petenis asal Italia, Jannik Sinner, yang baru saja merebut gelar Internazionali BNL Madrid, kini menatap tantangan berikutnya di Roma. Kemenangan di turnamen Masters 1000 Madrid menandai penampilan impresifnya, mengukuhkan posisi nomor satu dunia dan menambah kepercayaan diri menjelang turnamen penting di Italia.
Sinner menampilkan tenis agresif dengan servis kuat, forehand bertenaga, dan mobilitas luar biasa di lapangan tanah liat. Di Madrid, ia berhasil menundukkan lawan-lawan papan atas, termasuk beberapa pemain berpengalaman, dengan skor yang meyakinkan. Kemenangan itu tidak hanya menambah poin klasemen, tetapi juga menjadi momentum penting menjelang musim akhir tahun.
Internazionali BNL Roma, yang dijadwalkan berlangsung dalam dua minggu ke depan, menjadi peluang bagi Sinner untuk melengkapi kalender Masters 1000 dengan gelar keduanya dalam satu musim. Jika ia berhasil menjuarai Roma, ia akan mencetak sejarah sebagai pemain pertama yang memenangkan dua Masters 1000 berturut‑turut di tanah liat pada tahun yang sama sejak era modern.
- Rekor pribadi: 3 gelar Masters 1000, termasuk Madrid 2024.
- Peringkat ATP: No. 1 dunia.
- Statistik servis: rata‑rata kecepatan 210 km/jam di turnamen terakhir.
Para analis menilai bahwa kondisi fisik Sinner berada pada puncaknya. Jadwal latihannya yang teratur, dukungan tim pelatih, dan pengalaman kompetisi di turnamen Grand Slam memberikan keunggulan kompetitif. Namun, ia tetap dihadapkan pada lawan tangguh seperti Novak Djokovic, Carlos Alcaraz, dan Rafael Nadal, yang juga menargetkan gelar di Roma.
Dengan dukungan ribuan penggemar Italia yang antusias, Sinner menegaskan tekadnya untuk memberikan penampilan terbaik. “Saya ingin membawa kebanggaan bagi Italia dan menambah koleksi trofi di tanah air,” ujar Sinner dalam konferensi pers sebelum keberangkatan.